BLANTERVIO103

Kasus Bully Siswa Teknisi Honda, Tersetrum Hingga Dipukul

Kasus Bully Siswa Teknisi Honda, Tersetrum Hingga Dipukul
Tuesday, February 11, 2020
Arenapublik.com - Kasus bully semakin santer terjadi di kalangan masyarakat Indonesia, hal ini sangat berdampak negatif bagi orang yang terkena kasus bully. Dampak tidak percaya diri merupakan salah satu akibat yang akan dialami oleh orang yang terkena bully. Akhir-akhir ini dalam media sosial facebook tersebar sebuah video di mana para siswa yang berseragam teknisi honda sedang dibully oleh sekelompok teman-teman nya hingga berakibat siswa tersebut tersetrum.

Kasus Bully Siswa Teknisi Honda
Gambar 1 Cover Ilustrasi Kasus Bully Teknisi Honda
(sumber:tempo)

Dampak Bullying Bagi Korban

Dampak bagi korban bullying tidak ada yang bagus, korban akan merasa kalau dunia hampa. Tidak ada orang yang dapat mereka percaya selain dirinya sendiri, susah dalam bergaul atau bersosialisasi, mengalami gangguan mental hingga efek terburuknya. Bullying akan dilakukan karena orang tersebut dianggap "bodoh" atau ada kekurangan sehingga lingkungan sekitar beramai-ramai "mengejek" atau bahkan merendahkan drajatnya sebagai manusia.

Coba kita bayangkan, salah satu dari anggota keluarga kita yang menjadi korban bullying. Pasti kita akan merasakan kemarahan yang mendalam terhadap pelaku bullying tersebut. Bila kita telusuri hakikat diri kita sebagai manusia, bahwa kita adalah manusia pilihan yang dapat lahir di bumi ini dan ciptaan yang sempurna dari Tuhan YME, tidak ada alasan mereka melakukan tindakan bullying terhadap sesama makhluk ciptaan Nya. 

Kasus Bully Siswa Teknisi Honda

Dilansir dalam halaman facebook dengan nama pengguna Roodhie Okke bahwa telah terjadi tindakan bully oleh sekolompok orang di sekolah STM yang berada di Cikunir, siswa tersebut masih lengkap berpakaian teknisi honda yang bisa jadi masih dalam praktik sekolah untuk mengetahui seluk beluk mesin kendaraan honda. 

Untuk penjelasan lebih lanjut kalian dapat melihat cuplikan tangkapan layar dari posting facebook di bawah ini. Keluarga meminta pelaku bully dapat dihukum dengan adil karena telah melakukan tindak bully terhadap keluarga dari teman nya tersebut.

Kasus Bully Siswa Teknisi Honda
Gambar 2 Tangkapan Layar Kasus Bully Siswa Teknisi Honda

Dalam postingan nya pun Roodhie Okke menyertakan video yang telah dilakukan oleh teman-teman nya yang tidak bertanggung jawab. Untuk videonya kalian dapat melihatnya di bawah ini, perlu digaris bawahi bahwa dibutuhkan kebijaksanaan bagi orang yang menonton video di bawah ini, agar kita semua dapat memerangi kasus bullying bersama-sama.

Video 1 Kasus Bully Siswa Teknisi Honda

Bullying tidak hanya terjadi di sekolahan saja, melainkan disetiap tempat yang terdapat kumpulan orang-orang yang merasa bahwa dirinya adalah superior dan berhak melakukan bullying terhadap orang per seorangan yang dianggap lemah dengan membawa bala tentara untuk ikut membully orang tersebut, hingga di tempat pekerjaan pun dapat terjadi bullying di mana mereka yang ingin mencari jabatan bermain untuk menjatuhkan lawannya. 

Mari, STOP bullying. Dampak yang dirasakan bukanlah main-main, dampak yang dirasakan berjangka panjang bagi korban. Mari lindungi sanak saudara kita dan selalu berikan arahan terbaik, yakinlah bahwa setiap manusia terlahir dengan keistimewaan masing-masing. 
Share This Article :
Arenapublik

TAMBAHKAN KOMENTAR

Click here for comments 27 comments:

  1. Mau apapun alasannya. Bentuk hukuman yg sekiranya bersentuhan dgn fisik langsung apalagi membahayakan jiwa dan nyawa harus sangat dihindari dan jgn dilakukan. Apalagi dihukum dan di bully juga, Astaghfirullah... "SUNGGUH TERLALU" kata Bung Rhoma Irama juga

    ReplyDelete
  2. Kasus bullying sekarang ini memang marak sekali. Sebenarnya sejak aku masih sekolah dulu bullying sudah ada. Tapi saat itu hanya lewat verbal saja. Walaupun hanya lewat kata-kata itu saja sudah mempengaruhi psikologis korbannya. Apalagi kalau bullying nya main fisik.. Haduuuuuh, kok tega ya. Padahal si pembuli tentunya gak mau kalau menerima perlakuan yang serupa dari orang lain.

    ReplyDelete

  3. Sering kejadian kaya begini mas. Tetapi tampaknya kian merajarela malahan.

    Karena mungkin pimpinan atau pejabat kita sering seperti itu tak heran kebawahnya makin amburadul..

    Ditempatku malah rawan tawuran pelajar setiap hari, bahkan pada main bunuh-bunuhan cuma masalah sepele doang.

    Miriiss terkadang sama kelakuan orang +62.

    Tapi gw juga orang +62. 🤣🤣😋

    ReplyDelete
  4. kasus bullying seperti in tentu meninggalkan beban trauma kepada korban, udah harusnya ga ada lagi yang begini, dan si pembully ga boleh bebas gitu aja dengan pernyataan minta maaf, harus ada hukuman yang jelas.

    hampir seluruh korban bully menderita secara fisik, ditambah mental, menjadi semakin parah

    ReplyDelete
    Replies
    1. mental ny sih mas yang diperhatikan sekali. kasihan

      Delete
  5. Sedih baca beritanya, sebelum nya juga ada kasus bullying siswa SMA di Jawa timur, sang siswa dipukuli hingga ia banyak menderita luka lebam dan akhirnya harus dibawa ke rumah sakit.

    Ironisnya, dinas pendidikan dan kebudayaan kota tersebut cuma bilang kalo itu cuma guyonan.

    Guyonan???
    Sampai masuk rumah sakit gitu?
    Coba kalo anaknya kepala dinas itu digituin, pasti udah pada masuk penjara pelaku nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe kalau itu jalur ny beda.. jalur siapa yg punya duit yg berkuasa

      Delete
  6. kasihan kepada korban, akan meninggalkan trauma juga akan suka minder kalao ketemu orang lain,

    ReplyDelete
  7. Sereem banget baca kasus-kasus semacam ini. Diejek aja bisa bikin trauma apalagi sampai kesetrum gitu..Orang tua berperan penting sih di rumah membentuk anak-anak seperti apa. Meski mereka sekolah, pondasi paling kuat ya dari rumahnya dulu sebelum lingkungan luar...

    ReplyDelete
  8. Apapun bentuknya bullying akan menimbulkan trauma bagi para korban.
    Perlu pendampingan bagi para korban.dan bagi pelaku perlu kiranya di beri hukuman yg setimpal

    Karena tidak jarang para pelaku menganggapnya hanya sebagai lelucon saja.. Miris memang.


    ReplyDelete
    Replies
    1. betul. patut di sayangkan emang mba.. semga dari kita selalu dijaga lah

      Delete
  9. parah bgt sih bullying.. padahal udah sering keUP ke media ya kasus2nya,, tapi tetep aja ada pelaku2 bullying baru..

    ReplyDelete
  10. Duh jadi esmosi. Kebayang kalo ini menimpa anak kita sendiri

    ReplyDelete
  11. Sebetulnya ini hukumannya untuk membuat orang jera berbuat salah atau sebagai sarana meluahkan emosi ya? Saya sih nggak bermasalah dengan hukuman fisik sepanjang tidak berlebihan. (Jadi ingat dulu pas SMP, kalau tidak bisa menjawab satu dari 5 pertanyaan ujian mencongak matematika, bakalan disuruh lari keliling lapangan basket sekali. Mengingat lari keliling lapangan sekolah - termasuk dua lapangan basket - memang dilakukan setiap minggu di pelajaran olah raga, hukuman ini tidak masuk kategori berat. Cuma malunya saja, lari siang-siang sambil dilihati anak-anak kelas lain yang duduknya dekat jendela.)

    ReplyDelete
  12. Ya Allah serem banget ya Kak. Ga manusiawi banget. Ini gagalnya para orang tua dalam mendidik abak-anaknya. Ini jadi PR kita banget huhuhu

    ReplyDelete
  13. Kasus bully tidak pernah selesai walau sanksi pelakunya adalah pelanggaran hukum.

    ReplyDelete
  14. Masih ada ya yang seperti itu. Bikin esmosi aja. Gimana coba kalo nimpa anggota keluarga kita atau diri kita. G mikir gitu y yang suka melalukan bully kalo bully itu salah

    ReplyDelete
  15. Mulai "booming" lagi ini. Di media sosial, saya sering nemu video & berita-berita yang membahas bullying. Yang baru anget di timeline twitter, kasus bully di sebuah SMP di Kabupaten Purworejo-Jawa Tengah. Ngeri juga itu :(

    ReplyDelete
  16. di Malaysia sekarang tengah viral 12 pelajar bergaduh, bertumbuk dengan 1 pelajar lain gara-gara mahu berebut kekasih. pada hal beru berusia 14 tahun ish ish...anak2 zaman sekarang kelakuannya di luar jangkaan!

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah macam ini sudah ga layak lagi kak.. kasihan

      Delete
  17. Semoga kedepan kasus bullying betul2 ditindak tegas agar tidak ada korban lain... Sedih banget. Waktu sd pernah jd korban bully meski kategori verbal bullying. Ttp membekas sedihnya sampe skrg.

    ReplyDelete
  18. Kasus bully makin lama makin meningkat jumlahnya. Mirisnya, siswa yang harusnya sudah tahu batasan mana yang baik dan yang tidak baik, tetap saja melakukan bully.

    ReplyDelete
  19. Ya ampun, kasian banget sih itu. Kemana itu guru-gurunya? Masa hal kaya gitu dibiarin aja. Gemes gw jadinya.

    ReplyDelete
  20. Kenapa ya orang jaman skg uda gapunya hati.. sedih bacanya ya allah

    ReplyDelete
  21. Sedih Kak 🙁 Apa pun alasannya, bullying itu berbahaya secara tidak langsung

    ReplyDelete
  22. Wowww, baru tahu dong saya, keterlaluan ya zaman now, bercanda udah nggak ada batasnya.
    Sama dengan omongan yang kasar udah jadi hal biasa, tindakan kasarpun demikian, ckckckck

    ReplyDelete
9127155806442794821