Wednesday, January 15, 2020

Quarter Life Crisis: A New Journey Has Begun

Arenapublik.com - Quarter life crisis sering dikenal dengan proses penjajakan manusia untuk menemukan jati dirinya. Kondisi ini biasanya dialami oleh manusia baik laki-laki ataupun perempuan saat ingin memasuki umur 25 tahun atau bisa jadi saat mereka baru menyelesaikan sekolah baik lulus sekolah menengah atas ataupun baru saja menyelesaikan perkuliahan. Masa-masa quarter life crisis bisa kita rasakaan saat kita berada diposisi tidak berdaya atau dalam posisi nol besar.

Quarter life crisis
Gambar 1 Ilustrasi Quarter Life Crisis
(sumber: liputan6.com)

Banyak dari kita pasti sudah merasakan masa-masa sulit tersebut, merasa kehilangan arah dan tidak mengerti apa yang harus dilakukan. Terkadang terbesit dalam pikiran, apakah saya harus melanjutkan hidup ini? permasalahan inilah yang menyebabkan orang-orang depresi hingga bunuh diri bagi yang tidak kuat dalam menghadapinya.

Ujian kesetiaan pertemanan juga akan diuji pada tahap seperti ini, kita pernah merasa bahwa si A adalah teman terbaik kita dan selalu mengerti apa yang kita inginkan, tetapi saat kita berada di quarter life crisis ia menjauh dan seakan tidak peduli tentang apa yang kita hadapi sekarang.

Bersabar dalam menghadapi cobaan tersebut merupakan kuncinya, jangan putus asa, selalu berfikir positif terhadap apapun yang menimpa. Mencoba ikhlas dalam menerima cobaan hidup dan percaya bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan yang tidak bisa ditampung oleh hamba Nya. Semakin berat cobaan yang kita alami, semakin besar juga rasa menghargai kehidupan nantinya setelah lulus dari ujian quarter life crisis.

Terlepas Dari Quarter Life Crisis

Menghadapi kenyataan memang sulit, jangan pernah kalian membandingkan kehidupan yang kalian punya dengan kehidupan orang lain. Jangan sampai kalian punya pikiran "coba saya jadi dia, hidupnya enak dan terjamin dalam finansial" ataupun pemikiran lainn nya yang membandingkan anda dan orang lain dalam kehidupan. Percayalah, setiap manusia sudah digariskan jalan hidupnya oleh sang kuasa.

Quarter life crisis
Gambar 2 Ilustrasi Bahagia & Sedih

Dalam mengutip ayat Al-Quran yang kurang lebih artinya bahwa Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali mereka sendiri yang merubahnya. Dari arti ayat tersebut juga kita dapat mengetahui bahwa kita memang harus berusaha untuk meningkatkan drajat kita sendiri dan mengejar berkah Nya.

Percaya, kamu sudah melakukan hal yang terbaik dalam hidupmu. Kalian tidak perlu berkecil hati kalau apa yang telah kalian lakukan selalu gagal, percayalah bahwa apa yang kalian kerjakan itu benar selama masih dalam jalan yang lurus dalam agama. Tidak perlu khawatir akan nikmat Nya, kalian cukup merenung dan berpikir dari hal yang sederhana saja. Saat anda bernafas, anda masih dicukupkan oksigen dalam setiap tarikan nafas, coba bayangkan nikmat itu dihentikan maka kita tidak bisa bernafas.

Tugas kalian di dunia ini hanya sederhana, cukup memberikan manfaat bagi orang banyak.

Setelah yakin telah memberikan yang terbaik, teruslah berjalan dengan berani. Tidak perlu memperdulikan komentar orang dalam hidup ini, kita juga harus mengetahui bahwa tidak ada yang sempurna di dunia yang fana ini. Ada pepatah jika kita menanam padi maka kita akan mendapatkan rumput begitu sebaliknya jika kita hanya menanam rumput maka kita tidak akan mendapatkan padi. Pepatah tersebut kita misalkan dalam kehidupan agama jika kita mengejar akhirat maka dunia juga akan mengejar kita begitu juga sebaliknya.

Penyelesaian

Kami tahu bahwa sesungguhnya kita semua lelah dalam setiap permasalahan yang ada, perasaan dan pikiran juga tidak bisa menjadi sinkron karena kita dihadapi permasalahan yang begitu banyak. Saat permasalahan itu datang maka secara alami dada kita akan terasa sesak sehingga perasaan kita hanya ingin menangis tapi kepada siapa. 

Tenangkan pikiran, tidak ada yang perlu disalahkan, tidak perlu marah, dan tidak perlu mencari kambing hitam terhadap permasalahan yang ada. Kita sudah menjalankan kehidupan dengan baik, kamu sudah hebat dalam hidup ini, buktinya kalian masih bertahan menjalani hidup hingga hari ini. Pergi ke tempat yang sunyi dan renungkan, berucap syukur dan curhatkan seluruh keluh kesahmu dan ingat bahwa kita masih diberikan kesehatan dan kehidupan oleh Allah hingga hari ini. 

Berdoa agar pundak kita senantiasa dikuatkan untuk menopang permasalahan yang ada, mesikupun permasalahan itu sering kali menerpa. Angkat kepala kalian dan percaya dirilah untuk menghadapi kehidupan. 

Arenapublik.com adalah media informasi terkini yang memberikan berbagai macam pengetahuan untuk masyarakat Indonesia dan memberikan berbagai macam tutorial secara gratis.

6 comments:

  1. bagus sekali tulisannya.. cocok untuk saya yang sedang mengalaminya.. :D

    ReplyDelete
  2. Setuju sekali. Sebenarnya membandingkan kehidupan diri sendiri dengan orang lain memang tidak perlu. Karena sebenarnya setiap manusia diuji oleh Allah, jadi ujian setiap orang bisa jadi berbeda-beda. Bisa jadi kita iri dengan kehidupan orang lain, eh si orang lain malah ingin kehidupannya seperti kita. Kalau orang Jawa bilang sih 'urip iku mung sawang sinawang' artinya hidup itu hanya persoalan bagaimana orang memandang atau memaknai kehidupan.

    ReplyDelete
  3. terus berdoa dan berusaha tentunya, agar keduanya saling seimbang untuk mengatasi permasalahan yang ada, salah satunya tentu saja ini.

    ReplyDelete
  4. rumput tetangga memang selalu terlihat lebih hijau ya kak...
    kuncinya sih harus bersyukur sama kehidupan kita..

    ReplyDelete
  5. things will get better. let's hope for it

    ReplyDelete
  6. saya lagi ngalamin fase ini,, pas bgt usia saya yang 25 yang terus mencari-mencari makna hidup.

    ReplyDelete