BLANTERVIO103

Kerja atau Kuliah, Mana yang Lebih Penting?

Kerja atau Kuliah, Mana yang Lebih Penting?
Thursday, March 5, 2020
Arenapublik.com - Kerja atau kuliah setelah lulus SMA? Pertanyaan yang akan timbul saat ini bagi para siswa/i yang sebentar lagi akan menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA ataupun SMK. Pilihan antara kerja atau kuliah mana yang lebih penting merupakan suatu langkah yang harus diambil secara kritis, karena itu akan menyangkut masa depan yang akan kita terima nanti dan harus dengan persiapan yang sangat matang.

Gambar 1 Cover Kerja atau Kuliah?

Tanggal 16 Maret 2020 nanti ujian nasional berbasis komputer akan dilaksanakan serentak seluruh Indonesia bagi para siswa SMK dan tanggal 30 Maret 2020 akan dilaksanakan ujian nasional berbasis komputer bagi para siswa SMA. Tanggal pelaksaan semakin dekat dan pilihan mereka untuk memilih kerja atau kuliah juga semakin tipis waktunya, mengingat tanggal 3 April 2020 penutupan seleksi SNMPTN 2020.

Pilihan Melanjutkan Kuliah

Bagi kalian yang lebih mementingkan pendidikan, pasti kalian sudah memikirkan untuk melanjutkan ke tahapan kuliah dan bertekad akan langsung kuliah tanpa coba-coba untuk melamar pekerjaan dulu. Dalam memilih untuk melanjutkan perkuliahan berarti kita akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan perkuliahan dengan baik hingga lulus menjadi sarjana, cari motivasi kuliah sebanyak mungkin dan pengalaman selama kuliah, karena itu tidak akan dapat kita rasakan di luar perkuliahan nantinya setelah kita lulus.

Jurusan kuliah yang kalian ambil juga harus tepat, jangan sampai mengambil jurusan yang salah dan terjebak selama 4 tahun untuk menjalankan kuliah secara "terpaksa" atau bahkan kalian akan memilih bolos kuliah terus menerus, akibatnya akan merugikan diri kalian sendiri. 

Gambar 2 Kelulusan Kuliah
(sumber: facetofeet.com)


Dengan melanjutkan ke dunia perkuliahan, tentunya kalian akan mendapatkan banyak ilmu yang tidak bisa didapatkan saat kita masih menduduki bangku SMA atau SMK. Mulai dari bagaimana kita dihadapkan suatu permasalahan dan kita dituntut untuk bisa menyelesaikan permasalahan tersebut, bukan untuk lari dari permasalahan tersebut.

Selain itu juga tentunya kita mendapatkan banyak relasi pertemanan hingga kenalan orang-orang kantor dari top level management jika kita beruntung, karena peran alumni akan membantu pada saat kelulusan kuliah dan saat kita ingin mencari pekerjaan juga. Tentunya yang terakhir kalian akan mendapatkan gelar sarjana yang harus kalian pertanggung jawabkan dengan baik-baik. Bahwa sebagai mahasiswa kita harus bisa menjadi "agent of change" dan membuat inovasi baru untuk bangsa Indonesia.

Perlu juga diingat, sebagian orang juga ingin menginginkan bayaran yang lebih besar saat bekerja setelah lulus kuliah.
Sebagai catatan penting, jika kita bekerja setelah lulus kuliah. Kita akan mendapatkan jenjang karir agak mudah dibandingkan dengan mereka yang langsung bekerja tanpa kuliah, hal ini dapat kami katakan berdasarkan hasil survey pribadi.

Kuliah Sambil Kerja

Bagi kita yang melanjutkan kuliah, kita sangat mungkin untuk melakukan kuliah sambil kerja. Karena waktu perkuliahan tidak terlalu menyita waktu kita jika tidak ada tugas yang terlalu berarti dari dosen. Anak kuliahan biasanya mengambil pekerjaan casual atau pekerjaan paruh waktu selama 4 jam setiap hari, atau bahkan menjadi seorang freelance bagi mereka yang memiliki keahlian khusus di salah satu bidang. 

Berbicara soal bayaran atau gaji yang diterima memang tidak terlalu besar, atau bahkan bagi para mahasiswa jika mendapatkan bayaran dari kerja part time nya sudah sangat bersyukur karena bisa digunakan untuk uang jajan tambahan. 

Permasalahannya sekarang, jika kita memilih kuliah sambil kerja. Jangan sampai kita lalai akan kewajiban kita sebagai mahasiswa untuk kuliah, jangan jadikan alasan karena kita kerja part time lalu kita kecapekan dan jadinya kita sering bolos untuk masuk kuliah. Kalian juga harus bisa belajar yang namanya prioritas apa yang harus didahulukan dan apa yang harus dikesampingkan untuk sementara. 

Pilihan Melanjutkan Kerja

Jika kita memilih untuk bekerja, tidak ada yang salah memang. Karena itu sebuah keputusan yang telah kita pilih untuk menjadi jalan hidup masing-masing. Terkadang ada beberapa faktor yang menyebabkan kita untuk memilih langsung bekerja, salah satunya adalah faktor ekonomi keluarga. Tidak dipungkiri juga bahwa biaya kuliah setiap tahunnya hampir mengalami kenaikan, baik kuliah perguruan tinggi negeri hingga swasta.

Bahkan untuk satu semester selama 6 bulan, kita diwajibkan merogoh kocek sangat dalam hingga puluhan juta. Bagi keluarga yang berkecukupan memang itu bukan suatu permasalahan yang berarti, tetapi bagi mereka yang memiliki permasalahan ekonomi itu menjadi masalah. Mereka memilih langsung bekerja untuk membantu per-ekonomian keluarga dan membantu orang tua mereka untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Gambar 3 Memilih Untuk Bekerja
(sumber: glints.com)

Sebagai pekerja dengan hanya bermodalkan ijazah lulusan SMA atau SMK, kita agak berat untuk bisa mendapatkan posisi yang strategis untuk pekerjaan. Kita akan mendapatkan peran pekerjaan sebagai pelaksana dan untuk bayaran atau gaji yang kita dapatkan pun akan stara dengan UMR kota masing-masing. 

Menurut hasil survey yang kami lakukan, bagi mereka yang bekerja terus menerus untuk suatu perusahaan dengan modal ijazah SMA, karir mereka akan lama untuk berkembang.
Maka, itu pentingnya bagi kita untuk bersyukur. Berapapun itu selama kita bekerja dengan hati dan dengan tekad yang sungguh-sungguh, angka bayaran bukan menjadi sebuah arti. Malah angka tersebut yang akan membuat kita menumbuhkan rasa syukur, rejeki yang kita dapatkan merupakan halal dari kerja keras yang kita lakukan sendiri.


Kerja Sambil Kuliah

Setelah mendapatkan modal yang cukup, banyak juga dari kita yang bekerja akan memilih kerja sambil kuliah. Alasannya sangat sederhana, digunakan untuk meningkatkan jabatan atau digunakan untuk meningkatkan gaji. Memang bagi salah satu perusahaan pada saat kita kerja sambil kuliah dan kita berhasil lulus, maka ijazah sarjana tersebut bisa kita input ke perusahaan tersebut. Tetapi dengan satu catatan: Jika perusahaan tempat kita bekerja membuka lowongan satu divisi yang kita tempati sekarang.

Pepatah mengatakan "banyak jalan menuju Roma" itu sangat tepat. Bagi kita yang bersungguh-sungguh dan mencoba berusaha, maka kita akan mendapatkan buahnya. Perlu diingat juga kalau kita memilih untuk kerja sambil kuliah, kelas yang tersedia bagi karyawan merupakan kelas weekend atau sabtu dan minggu. Atau jum'at malam hingga minggu.

Kelas karyawan biasanya juga cukup mahal untuk bayaran per semester dan itu akan sebanding jika kita telah menyelesaikan study nanti.

Pengorbanan fisik dan waktu bermain yang akan kita rasakan dan itu emang harus dilakukan jika kita menginginkan suatu perubahan dalam hidup kita. Karena kalau bukan kita sendiri yang merubah nasib kita, maka siapa lagi? Kita harus berusaha dengan maksimal.

Penutup

Pada dasarnya kerja atau kuliah mana yang lebih penting itu tergantung dari kita sendiri yang menjalankannya. Sisi positif dan negatif nya sudah kami terangkan cukup lengkap, jadi kalian dapat memilih jalan mana yang akan kalian pilih setelah lulus SMA atau lulus SMK nanti. Semuanya baik, tinggal kita sendiri menyikapinya bagaimana.

Jangan patah semangat dan jangan bingung, pilihanmu merupakan pilihan masa depanmu nanti. Karena masa zona nyaman SMA sudah berakhir dan kehidupan yang keras sudah menanti kita di depan mata.

Lebih bagus lagi jika kita memilih untuk berwira usaha, dengan demikian kita bisa membuka lowongan pekerjaan untuk orang banyak dan kita adalah bos nya.
Share This Article :
Arenapublik

TAMBAHKAN KOMENTAR

Click here for comments 40 comments:

  1. Waww
    Betul sih mana saja yg di jalani yg penting sunguh sungguh dan bertanggung jawab.

    ReplyDelete
  2. Dua-duanya penting sih menurut saya. Lebih bagus lagi kalau kuliah sambil kerja, atau kerja sambil kuliah :D

    ReplyDelete
  3. Kuliah sambil bekerja sepertinya lebih fleksibel dari sisi waktu dan pendapatan.

    ReplyDelete
  4. saya udah kerja, tapi instansi tempat kerja mewajibkan kuliah supaya grade ga nyangkut, karena grade pengaruh ke gaji.

    akhirnya milih ga kuliah, tapi tetap dgn pendidikan D1, tapi sekarang berusaha menaikkan passive income saja

    ReplyDelete
  5. Kalau saya pribadi, mungkin memilih kuliah sambil kerja, meski itu sumpah sulit banget, tapi kuliah itu penting, kerja juga amat sangat penting.

    Keduanya itu punya konteks yang sama-sama saling melengkapi banget.
    Setinggi apapun pendidikan orang, kalau enggak pernah kerja ya kaku juga :)

    ReplyDelete
  6. Setuju kak, semua tergantung kita, mana yang paling cocok buat kita, yang penting sekali udah dipilih, jalani dengan maksimal.

    ReplyDelete
  7. kalau saya lebih memilih wira usaha sendiri sih hhehehe, tapi dulu gak kesampaian

    ReplyDelete
  8. saya ada pengalaman kuliah sambil bekerja. tak tahu nak describe kepenatannya. sabtu ahad perlu ke kelas. isnin - jumaat = kerja. saya rasa diri saya sangat tidak terurus dalam tempoh 2 tahun tersebut.

    ReplyDelete
  9. Dua2nya penting.. Kl memang ada dana untuk pendidikan fokus dlu ke pendidikan, baru bekerja. Tp kl memang nggak ada dana, mau ga mau kerja dlu atau kl bisa bagi waktu, kerja sambil kuliah. Eheheh

    ReplyDelete
  10. Bagiku kerja yang paling penting sih. Karna kita kuliah tujuan nya untuk apa? Untuk kerja kan. Jadi kalo sudah bisa mendapatkan kerja yang mumpuni, lebih baik menyembangkan pekerjaan aja, toh itu yang menjadi tujuan utama.

    Tapi kalo aku pikir lagi. Kuliah bagus juga buat mencari pengalaman yang nggak ada di dunia kerja. Ya penting juga deng.

    ReplyDelete
  11. yang penting keduanya sama2 diseriusin.. tapi kalau ortu punya dana lebih sebaiknya ambil kuliah, trs bisa jadi traveler paruh waktu, eh pekerja paruh waktu maksudnya :D

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
  12. Kerja sambil kuliah malah lebih mantap :D

    ReplyDelete
  13. kalau saya sih kuliah dulu mas, tapi biasanya itu kuliah sambil kerja selalu jadi menu bagi anak perantauan, contohnya saya dulu :D

    ReplyDelete
  14. Yang terbaik sepertinya kuliah sambil kerja ya mas, tapi itu sulit lho bagi waktu agar bisa seimbang keduanya.

    ReplyDelete
  15. untuk sudah punya keterampilan mending langsung kerja saja.karena kuliah zaman sekarang bisa kapan saja asal ada uang untuk bayar SPP.kalo kerjakan ada batasan umunya

    ReplyDelete
  16. Kalau menurutku asal punya skill tertentu yang bisa dijual, langsung kerja oke-oke aja sih. Seperti halnya lulusan SMK, waktu sekolah kan sudah dibekali skill yang memadai jadi kalau lulus bisa langsung kerja. Kalaupun lulusan SMK mau lanjut kuliah, ya boleh banget. Bagus banget malah karena bisa menambah kualitas skill nya yang juga menambah harga jualnya di dunia kerja nanti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi kadang lulus kuliah juga susah mbak cari kerja, akhirnya jadi sopir gojek dari pada nganggur.😂

      Delete
    2. betul mba, tergantung pilihan kita dan jangan cepat mengeluh hehe

      Delete
    3. Tapi kalo dipikir-pikir lebih baik lagi kalo bisa bikin usaha sendiri lho, mas. Tapi yaaaaa, susah.😂

      Delete
  17. benar…. Pendidikan sangat penting dalam banyak hal.

    ReplyDelete
  18. Sama2 baiknya, tp masing2 toh punya sisi positif negatif masing2 yaaa :). Aku sendiri LBH memilih kuliah dulu baru setelah itu kerja, Krn kebetulan kesempatan ada. Sempet ada kepikiran kuliah sambil kerja, tp kemudian tau diri Ama kemampuan sendiri. Aku tipe yg ga bisa maksimal kalo mengerjakan 2 hal dalam 1 waktu. Hasilnya bakal so so aja, ato malah jelek 2-2 nya. Makanya aku lebih memilih fokus Ama 1 hal dulu, baru setelah itu hal selanjutnya :), dalam hal ini kuliah dulu, baru kerja :D

    ReplyDelete
  19. Yang pasti pilihan tergantung pada kondisi seseorang. Bisa santai kuliah saja, bisa harus kuliah sambil kerja, atau memilih full kerja karena keterbatasan biaya dan tanggungan hidup. Tinggal dijalani saja semua dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  20. dua duanya penting.. tergantung kebutuhan dan kemampuan seseorang ya kak..

    ReplyDelete
  21. yang jelas dua-duanya sangat penting mas, tapi menurut gw alangkah baiknaya sekolah dulu baru bekerja, setelah bekerja baru menikah :D

    ReplyDelete
  22. Kalo sanggup kedua"nya knpa enggak, tpi kalo bisa memilih pinginnya kerja ato nggak wiraswasta aja... Yg penting bertanggung jawab sama pilihannya.. Kalo duit udh ngumpul mau nyambi kuliah ga apa... Asal bisa bagi waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mba, selama bisa bertanggung jawab mah oke

      Delete
  23. Kalo saya sih kuliah setahun terus kerja wkwk. Jadi 22 nya penting

    ReplyDelete
  24. Sambung belajar kalau dapat keputusan yang bagus.

    ReplyDelete
  25. kalo aku sih kebetulan lagi diposisi keduanya...
    aku kuliah sambil kerja... tanpa kerja aku ga bisa membiayai kuliahku yang mudah-mudahan 2 tahun lagi tamat.
    kalo aku kerja, aku pastinya susah untuk mendapatkan jenjang karir,.

    jadi menurutku sama-sama penting, tergantung kondisi sekarang gimana. kalo ada duit dan bisa kuliah aja, yaaa gapapa. tapi kalo pengen kerja dan kuliahnya nnti yaaa ga masalah juga sih.

    ReplyDelete
  26. setuju sama uraiannya, pilihan semuanya ada dalam diri sendiri. Walaupun kadang keadaan yang tidak mendukung keinginan. Jadi ya kalau bisa ambil kemungkinan yg paling sedikit resiko saja. Misalnya itu tadi, yg inginnya kuliah tapi terbentur biaya. Bisa dengan mencari kerja dulu, syukur kalau bisa kuliah biaya sendiri.

    ReplyDelete
  27. Soal memilih kuliah yang tepat ini memang harus dipikir matang-matang dan harus sesuai dengan minatnya, kalau enggak wah perjalanan akan terasa melelahkan dan menguras tenaga banget. Selain itu akan disusul kebingungan-kebingungan selanjutnya karena merasa kuliah nggak dapat ilmu karena setengah hati itu tadi.

    ReplyDelete
  28. sokongan ibu bapa / pasangan diperlukan jika mahu bekerja sambil belajar atau belajar sambil bekerja... sekurang-kurangnya bebanan yang dipikul tidak terasa begitu berat untuk dipikul

    ReplyDelete
  29. Kuliah atau kerja? Sama-sama oke. Tapi nggak menutup mata bahwa kuliah mengajarkan analisa teoritis yang tidak ada di dunia kerja. Tentunya dengan catatan kampusnya memang memberikan pendidikan yang mumpuni di bidang analisa teoritis ini. Analisa ini berguna ketika orang sudah bekerja cukup lama dan menduduki posisi strategis. Dan berdasarkan pengalaman saya, kalau kuliahnya nggak serius atau tempat kuliahnya tidak memaksa mahasiswa untuk melakukan analisa tingkat tinggi, maka sebenarnya hasilnya nggak jauh beda dengan lulusan SMA dengan pengalaman tinggi. Jadi mau kuliah atau kerja, yang penting serius.

    ReplyDelete
  30. Kalau aku pilih kuliah dulu. Ya beda2 sih prioritas tiap orang. Soalnya banyak yang bilang kalau udh kenal duit, kuliahnya jd malas heheh ya kurang paham juga sih. Ada juga yg bisa kerja sambil kuliah. Tergantung niat awal aja yg penting yakin mampu bersungguh2 demi mencapai cita2 😊

    ReplyDelete
  31. Kalau menurut aku pentinh dua-duanya hahahha. Klo kerja dpet uang klo kuliah dapet ilmu hahaha 😂. Uang buat biaya hidup sedangkan ilmu buat cara ngejalanin hidup

    ReplyDelete
  32. tergantung dengan kondisi masing-masing sih semuanya pasti punya pertimbangan dan pilihan untuk memilih diantaranya

    ReplyDelete
  33. saya dulu penginnya kuliah sambil kerja, ternyata sampai lulus belum rezeki dapat kerjaan. biar lulus kuliah sudah ada pengalaman kerjanya, soalnya dunia kerja menuntut memiliki nilai plus jika sudah berpengalaman

    ReplyDelete
9127155806442794821